Langkah-Langkah Mendirikan Perusahaan di Indonesia

Sejak awal tahun 2016, Pemerintah Indonesia terus berupaya menyederhanakan prosedur pendirian perusahaan di Indonesia . Pasalnya, jumlah pengusaha di Indonesia masih sangat sedikit dibandingkan dengan negara tetangga, Singapura. Mendirikan usaha baru dinilai dapat memberikan nilai tambah karena akan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan menggerakkan perekonomian. Salah satu yang dilakukan Pemerintah adalah memfasilitasi prosedur pendirian Perseroan Terbatas (PT).

Dalam Paket Kebijakan Jokowi XII, ditetapkan standar waktu dan biaya untuk mengelola dokumen bisnis lebih cepat dan lebih murah. Biaya pemesanan dan penamaan Nama Perusahaan hanya 200.000 rupiah dengan waktu pengerjaan hanya 2 hari kerja.

Biaya pembuatan akta pendirian usaha di Kantor Notaris hanya 1 juta rupiah hanya dengan 1 hari kerja. Biaya pengesahan akta pendirian usaha di Kantor Kementerian Hukum dan HAM juga hanya satu juta dalam waktu 1 hari kerja.

Pemangkasan prosedur ini juga memakan waktu 10 hari dari awal 47 hari. Dan izin yang diperlukan hanya tiga, yaitu Surat Izin Usaha Perdagangan dan Tanda Daftar Perusahaan yang diterbitkan secara bersamaan dan akta pendirian. Padahal sebelumnya diperlukan lima izin, yaitu Izin Usaha Perdagangan, Tanda Daftar Perusahaan, akta pendirian, izin tempat usaha, dan izin gangguan.

Jumlah modal dan biaya yang dibutuhkan, baik modal disetor maupun biaya notaris dan perijinan, tidak sampai 20 juta untuk PT kecil.

Penyusunan Data Pendirian Perusahaan

Untuk mendirikan perusahaan, berikut adalah data-data yang perlu Anda siapkan:

  1. Opsi Nama Perusahaan (Minimal 3)
  2. Bidang Usaha
  3. Domisili Perusahaan
  4. Nama Pemegang Saham & Kartu Tanda Penduduk
  5. Komposisi Pemegang Saham
  6. Modal Dasar Perseroan (Minimal Rp51.000.000)
  7. Modal Disetor (Minimal Rp51.000.000)
  8. Komposisi Direksi dan Komisaris
  9. Kartu Tanda Penduduk Direksi dan Komisaris
  10. Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak
  11. Pas foto 3×4 2 lembar

6 Langkah Pendirian Perusahaan

Berikut adalah 6 langkah utama dalam mendirikan perusahaan di Indonesia;

  • Pertama, Buat Akta Perusahaan. Karena perusahaan adalah badan hukum maka mutlak diperlukan untuk membuat akta perusahaan Anda. Biasanya akta ini memuat keterangan tentang nama perseroan, jenis usaha apa, nama pemilik modal, modal dasar, modal disetor, pengurus perseroan seperti siapa direktur utama, direksi, dan komisaris.
  • Kedua, Memperoleh Surat Keterangan Domisili Usaha. Ini Anda dapatkan dari kantor desa atau kantor kepala desa tempat perusahaan Anda berdomisili. Berdasarkan surat tersebut, kepala desa mengeluarkan surat yang sama.
    Untuk mendapatkan surat keterangan domisili, Anda memerlukan salinan akta perusahaan Anda. Selain itu, aparat desa terkadang atau sering juga menanyakan apakah tempat usaha tersebut disewakan atau milik sendiri. Ketika disewa, mereka meminta salinan perjanjian sewa. Jika properti sendiri, mereka meminta salinan sertifikat tanah. Kadang-kadang, ada juga salinan pembayaran pajak bumi – apakah itu dilunasi atau tidak. Biasanya pengurusan surat domisili dikenakan biaya administrasi. Biaya administrasi ini bervariasi dari satu desa ke desa lainnya.
  • Ketiga, Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak Perusahaan. Untuk mendirikan perusahaan, NPWP badan wajib pajak adalah mutlak. Untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak, Anda memerlukan salinan akta perusahaan dan surat keterangan domisili.
    Di suatu daerah terdapat Kantor Pelayanan Pajak yang meminta salinan Keputusan Menteri tentang Pengesahan Akta Pendirian Perusahaan. Ada juga yang hanya meminta akta dan sk domisili.
    Biasanya NPWP hanya 1/2 jam. Ketika Anda memasukkan file di pagi hari ke kantor pajak, pagi itu juga Anda bisa mendapatkan Nomor Pajak Wajib Pajak.
  • Keempat, Mendapatkan Surat Keputusan Pengesahan Akta Pendirian Perusahaan dari Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Untuk mendapatkannya, diperlukan fotokopi surat keterangan perusahaan dan Surat Keterangan Domisili.
  • Kelima, Mengurus Izin Usaha Perdagangan. Izin Usaha Perdagangan adalah bagian dari proses pendirian PT agar perusahaan Anda dapat beroperasi. Pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan relatif sama di berbagai tempat.
  • Keenam, Mengurus Pendaftaran
    Perusahaan Pendaftaran Perusahaan merupakan bagian dari proses pendirian perusahaan. Biasanya ini diurus setelah Anda mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan Di pemerintah daerah tertentu, Anda bisa mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan dan Surat Tanda Daftar Perusahaan secara bersamaan. Persyaratannya relatif sama untuk daerah yang berbeda.

Itulah langkah-langkah utama bagaimana mendirikan perusahaan di Indonesia secara umum. Sebagai warga negara yang baik, Anda harus memenuhinya. Sebaiknya jangan serahkan urusan ini kepada calo atau pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika Anda merasa tidak mampu untuk mengurusnya sendiri, Anda dapat mencari bantuan dari lembaga hukum yang terpercaya.

Jika Anda ingin mendirikan PT Anda dapat menghubungi Jasa Buat PT yang dapat membantu Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *